Fakultas Tarbiyah & Ilmu Keguruan Al-Hidayah Bogor

Webinar Nasional Prodi MPI

Membangun Kemandirian Ekonomi: HMPS MPI STAIA Bogor Bedah Strategi Wirausaha Pendidikan di Era Digital

BOGOR – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hidayah (STAIA) Bogor sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Manajemen Wirausaha di Bidang Pendidikan di Era Digital” pada Sabtu, 26 Maret 2022.

Acara yang berlangsung secara daring ini dirancang untuk membekali mahasiswa dan praktisi pendidikan dengan wawasan strategis dalam menangkap peluang bisnis di tengah disrupsi teknologi. Webinar ini menghadirkan kolaborasi panelis antara tokoh inovator nasional dan pakar akademisi internal.

Diskusi dibagi menjadi dua perspektif utama: inovasi praktis dan landasan manajerial. Hadir sebagai pemateri eksternal:

  • dr. Gamal Albinsaid, M. Biomed (CEO Indonesia Medika): Sosok inovator sosial kebanggaan Indonesia ini memaparkan pentingnya social entrepreneurship dan bagaimana teknologi digital dapat menjadi katalisator bagi ide-ide kreatif di bidang layanan publik dan pendidikan.

  • Dr. Raden Ridwan Hasan Saputra, M.Si (Direktur Klinik Pendidikan MIPA): Pakar matematika nasional ini berbagi pengalaman mengenai pengelolaan lembaga pendidikan non-formal yang adaptif dan kompetitif di era digital.

Sementara itu, perspektif akademis dan kebijakan prodi diperkuat oleh pemateri internal:

  • Dr. Unang Wahidin, S.Pd.I., M.Pd.I. (Ketua STAIA Bogor)

  • Heriyansyah, S.Pd.I., M.Si. (Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam)

Dalam sambutannya, Dr. Unang Wahidin menekankan bahwa tantangan manajemen pendidikan saat ini tidak hanya terbatas pada kurikulum, tetapi juga pada bagaimana lembaga pendidikan mampu mandiri secara ekonomi melalui kewirausahaan yang sehat.

“Di era digital, seorang manajer pendidikan dituntut memiliki jiwa entrepreneurship. Kita harus mampu melihat peluang teknologi bukan sebagai hambatan, melainkan instrumen untuk memajukan kualitas dan aksesibilitas pendidikan,” ujar Ketua STAIA Bogor tersebut.

Webinar ini diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Heriyansyah, selaku Ketua Prodi MPI, berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa MPI tidak hanya siap menjadi administrator pendidikan, tetapi juga menjadi pionir lahirnya unit-unit usaha kreatif berbasis edukasi.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta menggali lebih dalam mengenai langkah konkret memulai start-up di bidang pendidikan serta manajemen risiko di pasar digital yang dinamis.

Scroll to Top